Kamis, 02 Desember 2010

Tcukimay - Anjing Tirani


Teriak lantang percuma tak di dengar
Ungkapkan aspirasi tetap saja tak di dengar
Takkan dibayar keringat yang tercucur
Bahkan darah pun hanya di anggap air comberan
Banyak teori peraturan yang dibuat
Takkan pupuskan asa hancurkan semua tirani
Tetap terlawan semua bentuk perlawanan
Takkan pernah menyerah walaupun harus mati
Anjing!! Tirani.. banyak aturan
Anjing!! Tirani.. lawan sampai mati
Tetap berdiri hancurkan tirani
Tetap berdiri walaupun harus mati
Tetap semangat, langgar semua aturan
Runtuhkan batas bebaskan yang tertindas
Tetap terlawan semua bentuk perlawanan
Takkan pernah menyerah walaupun harus mati

Jasad - Kujang Rompang


Mereun geus kuduna, mereun geus tidituna
Hirup jadi hinaan, harga diri jadi kekesed

Lain sakadar ngewa, lain oge keur ijid
Tapi ieu kanyeri moal pupus ku waktu

Getih nu ngocor kudu kabayar
Hutang getih dibayar getih

Cunuk kana mangsana, ninggang kana waktuna
Pikeun ngabales kanyeri, pikeun ngabayar kangewa

Hutang uyah dibayar uyah
Hutang getih dibayar getih

Sanghareupan aing! Lawan aing!
Montong ngejat! Montong nyingkah!

Montong lumpat, ieu aing!
Montong birat, ieu aing!
Lumpat kamana, ingkah kamana, moal burung di udag
Elmu naon, jurus naon, kabeh ditadang
Urang mana, anak saha, aing moal make jeung sieun
Mun aya kawani, mun aya burih
Sanghareupan aing rek balitungan

Papatkeun kabeh jampe pamake
Ketrukeun kabeh elmu panemu
Pek asah kabeh pakarang maneh
Sok bawa mun maneh boga balad
Aing moal gimbir, kabeh ditadang ku aing
Aing moal nyingkir, kabeh ditadang ku aing

Sambat ngaran kolot, memeh dipapag ku pati
Montong babacot, rasakeun ieu peureup
Prak geura ngadu’a memeh kuburan digali
Montong babacot, montong oge balaga
Sabab ieu peso nu bakal jadi pamapag ajal panangtu pati

Modar anjing!
Modar anjing!
Modar anjing!

Bloodgush - Born Against God

when the mankind has forgotten with their own god
there is no law, there is no
norma only war is the last choices
kill kill kill to save your life, cause no
religion teach us to be a hypocrate
everyone who cannot care about their own
real god.

there is no god in your life, cause your god is consider
die.
chance with the new god that only teach us to be a liar.

the god
has born in the everytime life because we don't care again with the real
god
only lies and lies we heard everytime, everyone who cannot care about
their own god.

contamination and contradiction for your fuckin' gods
that
is your religion that always teach you to be a liar
fuck with the norma, you
will die with your own aim

cruelty, torment, rapp and destroy for get your
own aim
no one care again about the law of god and their of punishment.

Selasa, 31 Agustus 2010

All Of My Hate

The time has begun,
It’s time for against the enemy
No time to waste And killed them all
I want them seeing my fucking wrath,
I’ll Making them running like a dog.
I hate everyone, who always fuckin hurt me

Face to face, Realized your angry
Face to face, i will make all crying

I want to make a half of my live to be better
I wanna feel a better, and I will make it true

I just want to be my self
I’m not who you are
So don’t ever try to push me,
Please don’t ever insist your desire,

God damned , mother fucker
I’ll got you, I killed you
This is all of my hate!!!

I want to make a half of my live be a better
I want felt a better and I’ll make all be better

Rabu, 07 Juli 2010

Percayalah

telah lama kunantikan kedatangan mu kembali
berharap kau masih seperti yg dahulu
mencoba tuk mengulang kembali ingatan yang kian terkikis 
setelah sekian lama kita berpisah

tak pernah kulupakan saat kita berdua bersama bercerita di malam penuh makna
sungguh banyak yang hilang sejak kepergianmu

mencoba tuk mengulang keadaan
namun tetap berbeda kurasakan tanpamu
yang mampu membuatku ceria saat ku ingin

dan kini kau pun kembali namun tak seperti yang ku harapkan
terlalu banyak rahasia yang kau simpan
di perjalanan yang tlah kau lalui

masih adakah sisa dirimu yang mampu membuatku kembali bahagia
kuakin jalan masih panjang bagi kita
tuk buktikan segala keraguan

sangat berat kurasakan semua langkah yang kujalani
menjadi dilema tuk bersihkan yang tak pernah lepas
dari semua bayangannya yang mengikuti
percayalah.. percayalah.. percayalah..

Jumat, 08 Januari 2010


Punk

Punk merupakan sub-budaya yang lahir di London, Inggris. Pada awalnya, kelompok punk selalu dikacaukan oleh golongan skinhead. Namun, sejak tahun 1980-an, saat punk merajalela di Amerika, golongan punk dan skinhead seolah-olah menyatu, karena mempunyai semangat yang sama. Namun, Punk juga dapat berarti jenis musik atau genre yang lahir di awal tahun 1970-an. Punk juga bisa berarti ideologi hidup yang mencakup aspek sosial dan politik.

Gerakan anak muda yang diawali oleh anak-anak kelas pekerja ini dengan segera merambah Amerika yang mengalami masalah ekonomi dan keuangan yang dipicu oleh kemerosotan moral oleh para tokoh politik yang memicu tingkat pengangguran dan kriminalitas yang tinggi. Punk berusaha menyindir para penguasa dengan caranya sendiri, melalui lagu-lagu dengan musik dan lirik yang sederhana namun terkadang kasar, beat yang cepat dan menghentak.

Banyak yang menyalahartikan punk sebagai glue sniffer dan perusuh karena di Inggris pernah terjadi wabah penggunaan lem berbau tajam untuk mengganti bir yang tak terbeli oleh mereka. Banyak pula yang merusak citra punk karena banyak dari mereka yang berkeliaran di jalanan dan melakukan berbagai tindak kriminal.

Punk lebih terkenal dari hal fashion yang dikenakan dan tingkah laku yang mereka perlihatkan, seperti potongan rambut mohawk ala suku indian, atau dipotong ala feathercut dan diwarnai dengan warna-warna yang terang, sepatu boots, rantai dan spike, jaket kulit, celana jeans ketat dan baju yang lusuh, anti kemapanan, anti sosial, kaum perusuh dan kriminal dari kelas rendah, pemabuk berbahaya sehingga banyak yang mengira bahwa orang yang berpenampilan seperti itu sudah layak untuk disebut sebagai punker.

Punk juga merupakan sebuah gerakan perlawanan anak muda yang berlandaskan dari keyakinan we can do it ourselves. Penilaian punk dalam melihat suatu masalah dapat dilihat melalui lirik-lirik lagunya yang bercerita tentang masalah politik, lingkungan hidup, ekonomi, ideologi, sosial dan bahkan masalah agama.

Gaya hidup dan Ideologi

Psikolog brilian asal Rusia, Pavel Semenov, menyimpulkan bahwa manusia memuaskan kelaparannya akan pengetahuan dengan dua cara. Pertama, melakukan penelitian terhadap lingkungannya dan mengatur hasil penelitian tersebut secara rasional (sains). Kedua, mengatur ulang lingkungan terdekatnya dengan tujuan membuat sesuatu yang baru (seni).

Dengan definisi diatas, punk dapat dikategorikan sebagai bagian dari dunia kesenian. Gaya hidup dan pola pikir para pendahulu punk mirip dengan para pendahulu gerakan seni avant-garde, yaitu dandanan nyleneh, mengaburkan batas antara idealisme seni dan kenyataan hidup, memprovokasi audiens secara terang-terangan, menggunakan para penampil (performer) berkualitas rendah dan mereorganisasi (atau mendisorganisasi) secara drastis kemapanan gaya hidup. Para penganut awal kedua aliran tersebut juga meyakini satu hal, bahwa hebohnya penampilan (appearances) harus disertai dengan hebohnya pemikiran (ideas).

Punk selanjutnya berkembang sebagai buah kekecewaan musisi rock kelas bawah terhadap industri musik yang saat itu didominasi musisi rock mapan, seperti The Beatles, Rolling Stone, dan Elvis Presley. Musisi punk tidak memainkan nada-nada rock teknik tinggi atau lagu cinta yang menyayat hati. Sebaliknya, lagu-lagu punk lebih mirip teriakan protes demonstran terhadap kejamnya dunia. Lirik lagu-lagu punk menceritakan rasa frustrasi, kemarahan, dan kejenuhan berkompromi dengan hukum jalanan, pendidikan rendah, kerja kasar, pengangguran serta represi aparat, pemerintah dan figur penguasa terhadap rakyat.

Akibatnya punk dicap sebagai musik rock and roll aliran kiri, sehingga sering tidak mendapat kesempatan untuk tampil di acara televisi. Perusahaan-perusahaan rekaman pun enggan mengorbitkan mereka.

Gaya hidup ialah relatif tidak ada seorangpun memiliki gaya hidup sama dengan lainnya. Ideologi diambil dari kata "ideas" dan "logos" yang berarti buah pikiran murni dalam kehidupan. Gaya hidup dan ideologi berkembang sesuai dengan tempat, waktu dan situasi maka punk kalisari pada saat ini mulai mengembangkan proyek "jor-joran" yaitu manfaatkan media sebelum media memanfaatkan kita. Dengan kata lain punk berusaha membebaskan sesuatu yang membelenggu pada zamannya masing-masing.

Punk dan Anarkisme

Kegagalan Reaganomic dan kekalahan Amerika Serikat dalam Perang Vietnam di tahun 1980-an turut memanaskan suhu dunia punk pada saat itu. Band-band punk gelombang kedua (1980-1984), seperti Crass, Conflict, dan Discharge dari Inggris, The Ex dan BGK dari Belanda, MDC dan Dead Kennedys dari Amerika telah mengubah kaum punk menjadi pemendam jiwa pemberontak (rebellious thinkers) daripada sekadar pemuja rock n’ roll. Ideologi anarkisme yang pernah diusung oleh band-band punk gelombang pertama (1972-1978), antara lain Sex Pistols dan The Clash, dipandang sebagai satu-satunya pilihan bagi mereka yang sudah kehilangan kepercayaan terhadap otoritas negara, masyarakat, maupun industri musik.

Di Indonesia, istilah anarki, anarkis atau anarkisme digunakan oleh media massa untuk menyatakan suatu tindakan perusakan, perkelahian atau kekerasan massal. Padahal menurut para pencetusnya, yaitu William Godwin, Pierre-Joseph Proudhon, dan Mikhail Bakunin, anarkisme adalah sebuah ideologi yang menghendaki terbentuknya masyarakat tanpa negara, dengan asumsi bahwa negara adalah sebuah bentuk kediktatoran legal yang harus diakhiri.

Negara menetapkan pemberlakuan hukum dan peraturan yang sering kali bersifat pemaksaan, sehingga membatasi warga negara untuk memilih dan bertanggung jawab atas pilihannya sendiri. Kaum anarkis berkeyakinan bila dominasi negara atas rakyat terhapuskan, hak untuk memanfaatkan kekayaan alam dan sumber daya manusia akan berkembang dengan sendirinya. Rakyat mampu memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri tanpa campur tangan negara.

Kaum punk memaknai anarkisme tidak hanya sebatas pengertian politik semata. Dalam keseharian hidup, anarkisme berarti tanpa aturan pengekang, baik dari masyarakat maupun perusahaan rekaman, karena mereka bisa menciptakan sendiri aturan hidup dan perusahaan rekaman sesuai keinginan mereka. Punk etika semacam inilah yang lazim disebut DIY (do it yourself/lakukan sendiri).

Keterlibatan kaum punk dalam ideologi anarkisme ini akhirnya memberikan warna baru dalam ideologi anarkisme itu sendiri, karena punk memiliki ke-khasan tersendiri dalam gerakannya. Gerakan punk yang mengusung anarkisme sebagai ideologi lazim disebut dengan gerakan Anarko-punk.

Punk di Indonesia

Berbekal etika DIY, beberapa komunitas punk di kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Malang merintis usaha rekaman dan distribusi terbatas. Mereka membuat label rekaman sendiri untuk menaungi band-band sealiran sekaligus mendistribusikannya ke pasaran. Kemudian usaha ini berkembang menjadi semacam toko kecil yang lazim disebut distro.

CD dan kaset tidak lagi menjadi satu-satunya barang dagangan. Mereka juga memproduksi dan mendistribusikan t-shirt, aksesori, buku dan majalah, poster, serta jasa tindik (piercing) dan tatoo. Seluruh produk dijual terbatas dan dengan harga yang amat terjangkau. Dalam kerangka filosofi punk, distro adalah implementasi perlawanan terhadap perilaku konsumtif anak muda pemuja Levi’s, Adidas, Nike, Calvin Klein, dan barang bermerek luar negeri lainnya.


The No Name


NEED MORE BAND.. DEAD LINE TILL 12-10-2010.. 90.000 FOR REGIST..
  • MAWAR BERDURI
  • SALAHASUHAN
  • NO PRIDE
  • ASPHISIA
  • MAD.DOG
  • RUGRATS
  • RUTHAN CHAOS
  • BONE IN MY HEAD
  • DETECTOR
  • RING OF CHAOS
  • OBENG KEMBANG
  • FECALPHALUS
  • INBACKSIDE